Trauma Menyaksikan Kekerasan dalam Rumah Tangga pada Masa Kanak-Kanak dan Keterlibatan dalam Kekerasan dalam Relasi Intim di Masa Remaja-Dewasa
Oleh: Margaretha, Fakultas Psikologi Universitas Airlangga
Trauma dan perilaku kekerasan
Anak-anak yang tinggal dalam lingkup keluarga yang mengalami KDRT memiliki resiko yang tinggi mengalami penelataran, menjadi korban penganiayaan secara langsung, dan juga resiko kehilangan orang tua sebagai tonggak penyelenggaraan kehidupan mereka selama ini (Dauvergne & Johnson, 2001). Pengalaman menyaksikan, mendengar, mengalami kekerasan dalam lingkup keluarga dapat menimbulkan pengaruh-pengaruh negatif pada keamanan, stabilitas hidup dan kesejahteraan anak (Carlson, 2000; McKay, 1994). Dalam hal ini, posisi anak dapat dilihat sebagai korban secara tidak langsung atau dapat disebut sebagai korban laten (latent victim).
