Pengasuhan positif bagi anak: Video Feedback for Positive Parenting and Sensitive Discipline (VIPP-SD)

Pengasuhan positive dan Disiplin sensitif bagi anak: Video Feedback for Positive Parenting and Sensitive Discipline (VIPP-SD)

Oleh: Margaretha

Fakultas Psikologi Universitas Airlangga

training-italiano-certificato-vipp-sd-00230468-001

Dalam seminggu terakhir saya menikmati waktu belajar mengenai pendekatan intervensi pada relasi antara orang-tua dan anak, Video Feedback for Positive Parenting and Sensitive Discipline (VIPP-SD) di Leiden University, Belanda. Saya mengikuti pelatihan untuk menjadi pelaksana intervensi (intervener) VIPP-SD ini karena saya telah jatuh cinta dengan teori Kelekatan (attachment).

VIPP-SD adalah intervensi yang menggunakan pendekatan teori kelekatan. Teori kelekatan menjelaskan bahwa dasar dari perkembangan pribadi dan interaksi sosial manusia dibangun dari pengalaman awal hidup manusia dengan pengasuhnya (caregiver – yang sering adalah orang tua atau Ibu). Berbagai penelitian telah menemukan bahwa kelekatan aman pada masa kanak dapat memprediksi perkembangan dan kompetensi sosial individu di masa dewasa. Dimana individu yang memiliki hubungan yang aman dan nyaman dengan pengasuhnya pada masa kanak ditemukan memiliki harga diri yang positif, mampu mempercayai orang lain, kemampuan sosial yang cukup berkembang, mampu menjalin persahabatan, serta mendapatkan dukungan sosial yang memadai pada masa dewasanya (Juffer, van Ijzendoorn, & Bakermans-Kranenburg, 2007). Oleh karena itu, intervensi yang berdasarkan kelekatan akan berusaha untuk membangun relasi kelekatan yang aman. Usaha intervensi dilakukan untuk meningkatkan kelekatan aman atau merubah dari pola kelekatan tidak teroganisir menjadi kelekatan yang aman/terorganisir.

Intervensi kelekatan dikembangkan untuk membantu terbentuknya kelekatan yang aman antara orang tua dan anak. Kajian intervensi kelekatan selama ini menunjukkan bahwa kelekatan aman dapat dibangun oleh orang tua/pengasuh yang memiliki kepekaan. Oleh karena itu, adalah penting mempelajari bagaimana intervensi kelekatan meningkatkan kepekaan orang tua dalam memberikan pengasuhan dan disiplin bagi anaknya. Pengasuhan yang peka dan disiplin yang sensitif diharapkan dapat mendukung perkembangan anak yang lebih optimal. Hal ini akan bermakna sekali bagi saya, yang sering bekerja dengan anak dan orang tua yang sedang mengalami persoalan psikologis sehingga relasi orang tua-anaknya tidak optimal mendukung kesehatan mental.

Baca lebih lanjut

Iklan

Are you raising nice kids? A Harvard psychologist gives 5 ways to raise them to be kind

Are you raising nice kids?

A Harvard psychologist gives 5 ways to raise them to be kind

By Amy Joe

Teaching_Empathy
Earlier this year, I wrote about teaching empathy, and whether you are a parent who does so. The idea behind it is from Richard Weissbourd, a Harvard psychologist with the graduate school of education, who runs the Making Caring Common project, aimed to help teach kids to be kind.

I know, you’d think they are or that parents are teaching that themselves, right? Not so, according to a new study released by the group.

About 80 percent of the youth in the study said their parents were more concerned with their achievement or happiness than whether they cared for others. The interviewees were also three times more likely to agree that “My parents are prouder if I get good grades in my classes than if I’m a caring community member in class and school.”

Weissbourd and his cohorts have come up with recommendations about how to raise children to become caring, respectful and responsible adults. Why is this important? Because if we want our children to be moral people, we have to, well, raise them that way.

empati“Children are not born simply good or bad and we should never give up on them. They need adults who will help them become caring, respectful, and responsible for their communities at every stage of their childhood,” the researchers write. Baca lebih lanjut