Memahami Gangguan Eksibisionistik sebagai Gangguan Penyimpangan Seksual dengan DSM V

Memahami Gangguan Eksibisionistik sebagai Gangguan Penyimpangan Seksual dengan DSM V

 Oleh: Margaretha, Pengajar Mata kuliah Psikologi Abnormal di Fakultas Psikologi Universitas Airlangga

Gambar

Gangguan eksibisionistik adalah salah satu gangguan kesehatan mental dimana seseorang menampilkan alat kelaminnya pada orang asing atau orang yang tidak menginginkannya dalam rangka pemuasan kebutuhan seksual. Ketika menunjukkan alat kelaminnya, individu dengan gangguan eksibisionistik berfantasi tentang masturbasi atau melakukan masturbasi, namun tidak disertai usaha melakukan perilaku seksual dengan orang di hadapannya. Gangguan eksibisionistik lebih banyak terjadi pada laki-laki dan korbannya biasanya perempuan, baik anak di bawah umur maupun dewasa, yang sedang lengah. Jika tidak tertangani dengan baik, gangguan eksibisionistik dapat mengganggu kemampuan individu dalam relasi sosial dan relasi intimnya. Oleh karena itu, individu dengan gangguan eksibisionistik perlu mendapatkan bantuan psikologis professional untuk dapat mengelola gangguannya tersebut.

Baca lebih lanjut

Iklan