Kekerasan dalam Relasi Intim

Kekerasan dalam Relasi Intim

 Oleh: Margaretha

Fakultas Psikologi Universitas Airlangga, Surabaya

http://www.google.co.id/imgres?imgurl=http://vawprevention.org/wp-content/uploads/2011/08/domesticviolence.jpg&imgrefurl=http://vawprevention.org/&usg=__tMxnl7OFIYA34UbemV8--imnFQc=&h=300&w=285&sz=22&hl=nl&start=4&zoom=1&tbnid=XkiBgCmujJl7_M:&tbnh=116&tbnw=110&ei=-FxCUNaXIcforQft-4DoCg&itbs=1Anda mungkin pernah mendengar kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) atau domestic violence baik di pemberitaan media atau pembicaraan di masyarakat; bahkan mungkin juga ada yang pernah melihat atau mengalami sendiri. Namun terkadang kita bisa merasa gamang untuk menjelaskan apa sebenarnya yang dimaksud dengan KDRT jika dihadapkan dengan beberapa pertanyaan dasar seperti: Apakah KDRT hanya dapat terjadi pada orang yang memiliki hubungan darah? Atau apa perbedaannya dengan bentuk kekerasan yang lain, seperti kekerasan dalam hubungan pacaran? Untuk berusaha menjawab pertanyaan-pertanyan tersebut, tulisan ini akan menguraikan beberapa definisi kekerasan dalam relasi intim dan relasi keluarga. Juga akan diulas tentang bagaimana definisi KDRT  selama ini selain didasari oleh konvensi hukum juga oleh penghayatan personal individu.

Baca lebih lanjut