Dinamika Psikologi Korban dan Saksi dalam Memberikan Kesaksian di Peradilan

Dinamika Psikologi Korban dan Saksi dalam Memberikan Kesaksian di Peradilan

Margaretha, Dosen Psikologi Forensik

Fakultas Psikologi Universitas Airlangga, Surabaya

 Image

Apakah memberikan kesaksian atas tindakan kejahatan yang dialaminya di peradilan memberikan efek kelegaan pada korban, terutama ketika melihat pelaku kejahatan diadili atas perbuatannya? Apakah bersaksi di peradilan membuat korban menjadi tidak lagi menyimpan dendam atau menurunkan kemungkinan membalas dendam? Atau, apakah pengalaman memberikan kesaksian di peradilan justru memperdalam luka emosional dan psikologis korban karena seperti mengulang kembali penderitaan yang pernah dialaminya? Tulisan ini akan menjelaskan efek pemberian kesaksian oleh korban di peradilan berdasarkan penelitian empiris dalam ilmu Psikologi. Baca lebih lanjut

Kekerasan dari perspektif sosio-gender dan perilaku

Kekerasan dalam relasi intim dari perspektif sosio-gender dan perilaku
Oleh: Margaretha
Dosen Psikologi Forensik, Fakultas Psikologi Universitas Airlangga, Surabaya

Love VS Hate

Mengapa seseorang mampu melakukan kekerasan pada pasangannya, atau kekasihnya yang seharusnya dicintai dan dilindunginya? Bahkan ketika pelaku paham bahwa kekerasan adalah bentuk dari pelanggaran hukum, namun tetap dilakukan pada pasangannya. Relasi intim yang seharusnya dipelihara dengan kasih justru diwarnai dengan emosi negatif dan perilaku kekerasan. Kehadiran kekerasan dalam suatu hubungan intim romantis, seperti pacaran dan rumah-tangga, adalah suatu paradoks yang penting untuk dipahami. Berikut adalah ulasan kritis dari perspektif sosio-gender dan perilaku yang telah banyak digunakan dalam memahami perilaku kekerasan dalam relasi intim.

Baca lebih lanjut