The Adverse Childhood Experiences Study — the largest, most important public health study you never heard of — began in an obesity clinic

A very important study.

avatar Jane Ellen StevensACEs Too High

Mentions of the ACE Study – the CDC’s Adverse Childhood Experiences Study — have shown up in the New York Times, This American Life, and Salon.com recently. In the last year, it’s become a buzzword in social services, public health, education, juvenile justice, mental health, pediatrics, criminal justice and even business. Many people say that just as everyone should be aware of her or his cholesterol score, so should everyone know her or his ACE score. But what is this study? And why is it so important to, well, almost everyone in 2012, the same way polio became important to almost everyone in the 1950s? Here’s the backstory.

The ACE Study – probably the most important public health study you never heard of – had its origins in an obesity clinic on a quiet street in San Diego.

It was 1985, and Dr. Vincent Felitti was mystified…

Lihat pos aslinya 4.290 kata lagi

Kekerasan verbal (3): Apakah psikoterapi dapat membantu menghentikan kekerasan verbal?

Apakah psikoterapi dapat membantu menghentikan kekerasan verbal?

Oleh: Margaretha

counseling dvPsikoterapi masalah kekerasan perlu dilakukan bagi korban dan pelaku KDRT. Untuk menghentikan masalah KDRT secara menyeluruh, hanya membantu korban untuk pulih saja tidaklah cukup. Dalam persoalan KDRT yang pelik, ada beberapa figur terkait yang juga perlu dipertimbangkan: korban langsung, pelaku dan korban tidak langsung. Ketiganya membutuhkan bantuan, jika sungguh ingin menghentikan rantai kekerasan secara utuh. Baca lebih lanjut

Kekerasan verbal (2): Wanita impian dan kekerasan verbal

Wanita impian dan kekerasan verbal

Oleh: Margaretha

fantasy
Korban kekerasan verbal sering bertanya-tanya, mengapa pelaku menjadi sangat kasar? Apakah yang salah sehingga dia menjadi sangat kasar? Dulu, pelaku adalah pasangan yang sangat mempesona namun dia berubah menjadi sangat kasar dan tidak masuk akal. Beberapa korban, malah menyalahkan dirinya sendiri; korban merasa kurang pandai membawa diri, kurang memahami pasangan, kurang mengalah, dan sebagainya.

Tulisan ini adalah review personal penulis dari Buku “The Verbally Abusive Man, Can He Change: A Guide for Women to Deciding to Stay or Go” oleh Patricia Evans tahun 2006. Tulisan ini berusaha menguraikan fenomena kekerasan verbal; mengenai mengapa pelaku melakukan kekerasan verbal, serta apa yang perlu dilakukan untuk menghadapi kekerasan verbal. Secara khusus, buku ini mengupas bentuk kekerasan verbal yang dilakukan pelaku laki-laki pada pasangan perempuannya.  Baca lebih lanjut