Psikologi Kepahlawanan: Mencari Pahlawan di Sekitar Kita (Bagian I)

Psikologi Kepahlawanan: Mencari Pahlawan di Sekitar Kita (Bagian I)

Oleh: Margaretha

Pengajar Psikologi Forensik

Fakultas Psikologi Universitas Airlangga

 

So each of us may possess the capacity to do terrible things. But we also posses an inner hero; if stirred to action, that inner hero is capable of performing tremendous goodness for others (Phillip Zimbardo).

2

Siapa pahlawan? Ada yang menjawab, adalah mereka yang meninggal karena menyelamatkan orang lain dari kebakaran. Ada yang menjawab, adalah mereka yang cacat karena menyelamatkan orang dari kecelakaan; adalah mereka yang yang merubah dunia dengan ide dan alat yang dibuatnya, atau mereka yang mampu melawan godaan dan tekanan sosial korupsi. Ada juga yang dianggap pahlawan karena tindakan bunuh diri yang dilakukannya di tengah kerumunan demi nilai yang dibelanya. Ditengah-tengah berbagai cerita tentang tindakan kepahlawanan, maka tulisan ini disusun untuk mencoba menjawab tentang apa, siapa, dan jenis kepahlawanan (bagian 1), lalu uraian tentang bagaimana persepsi dan dampak kepahlawanan (bagian 2).

Baca lebih lanjut

Iklan

Apakah Psikologi Forensik?

Apakah Psikologi Forensik?

Bagian I: Sejarah, definisi dan ruang lingkup ilmu

Margaretha

Fakultas Psikologi Universitas Airlangga

psyfor

Pesatnya diskusi tentang kebutuhan peran psikologi dalam konteks hukum di Indonesia telah memacu perkembangan ilmu psikologi forensik. Ditambah lagi media internet dan film menambahkan gambaran dan narasi yang menarik mengenai peran psikologi forensik pada saat ini. Tulisan ini akan mengulas mengenai apa dan bagaimana psikologi forensik di Indonesia. Tulisan akan dibagi menjadi 2 bagian, yaitu: bagian 1 tentang sejarah, definisi dan ruang lingkup; dan bagian 2 tentang ahli psikologi forensik dan kompetensi psikologi forensik Indonesia. Baca lebih lanjut